1.Sejarah Perkembangan Komputer dari
Masa ke Masa
Pengertian Komputer adalah sistem elektronik buat memanipulasi data yang cepat
beserta tepat serta dirancang bersama di organisasikan supaya secara otomatis
mendapat dan menyimpan data input, memprosesnya, beserta menghasilkan output
berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Komputer
sering kali di manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari baik di gunakan untuk
meringankan pekerjaan, selaku hiburan maupun untuk berdinas. Komputer telah
merambah ke berbagai sektor dalam kehidupan kita, tidak saja digunakan oleh
orang kantoran, akademisi, mahasiswa, anak-anakpun sudah terbiasa dengan alat
elektronik ini. Karena perkembangan teknologi yang semakin maju maka bisa
mengoprasikan sebuah komputer merupakan salah satu tuntutan yang wajib untuk
kita agar nantinya kita tidak gaptek dalam ilmu pengetahuan beserta teknologi
Ciri-ciri komputer generasi pertama
:
- Silinder magnetik buat menyimpan data
- Komponen yang dipergunakannya adalah tabung hampa udara (Vacum tube) untuk sirkuitnya.
- Kapasitas penyimpanan kecil.
- Program cuma dapat dibuat dengan bahasa mesin : Assembler.
- Ukuran fisik komputer besar, memerlukan ruangan yang luas.
- Cepat panas.
- Proses kurang cepat.
- Memerlukan dya listrik yang besar.
- Orientasi pada aplikasi usaha.
Tahun 1948, penemuan transistor
sangat berpengaruh terhadap perkembangan komputer masa itu. Transistor
menggantikan tube vakum di televisi, radio, bersama komputer. Sampai jadi
berdampak pada perubahan ukuran mesin-mesin elektrik yang pada awalnya memiliki
ukuran yang besar menjadi ukuran yang lebih kecil.
Ciri-ciri komputer Generasi kedua :
- Kapasitas memori utama sudah cukup besar dengan pengembangan magnetic core storage
- Berorientasi pada bisnis dan teknik.
- Tidak terlalu lebih dari satu mengeluarkan panas.
- Program mampu di buat dengan bahasa tingkat tinggi (high level language), contohnya FORTRAN, COBOL, ALGOL.
- Proses operasi sudah cepat, yaitu bisa mengerjakan jutaan operasi per detik.
- Memerlukan lebih sedikit daya listrik.
- Mulai digunakan disk storage (penyimpanan data)
Perkembangan komputer pada generasi
ketiga terjadi sekitar tahun 1964-1970 dengan ditemukanya teknologi Integrated
Circuit (IC) menjadi ciri utama karena mulai digunakan pada satu buah perangkat
komputer hingga generasi sekarang. Komponen IC berbentuk hybrid atau solid
(SLT) beserta monolithyc (MST). SLT merupakan transistor dan diode diletakkan
terpisah dalam satu tempat sedangkan MST adalah elemen transistor, diode, dan
resistor diletakkan dan dalam satu chip. MST lebih kesil namun mempunyai
kemmapuan lebih besar dibanding SLT.
Ciri-ciri Komputer Generasi ketiga:
- Ditemukannya IC sampai jadi merombak arsitektur komputer secara keseluruhan
- Sudah menggunakan terminal visual display dan mampu mengeluarkan suara.
- Kinerja komputer menjadi lebih cepat bersama tepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
- Peningkatan dari sisi software.
- Kapasitas memori sudah lebih besar dari pada versi sebelumnya, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter.
- Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
- Pemakaian listrik lebih hemat bersama lebih efisien.
- Kemampuan mengerjakan multiprocessing dan multitasking.
Komputer generasi ini merupakan
kelanjutan dari generasi III bersama perbedaanya merupakan IC pada generasi
empat lebih kompleks bersama terintegrasi. Sejak tahun 1970 ada dua
perkembangan yang di anggap sebagai komputer generasi IV. Pertama, penggunaan
Large Scale Integration (LSI) yang disebut pun dengan panggilan Bipolar Large
Large Scale Integration. LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang di jadikan
satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip. Istilah chip digunakan untuk
menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian terpadu IC. LSI
kemudian dikembangkan menjadi Very Large Scale Integration (VLSI) yang mampu
menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC. Selanjutnya dikembangkannya
komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk
chip untuk memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan
magnetic core storage.
Ciri-ciri komputer Generasi keempat
:
- Dikembangkan komputer mikro dengan menggunakan microprocessor dan semiconductor yang berbentuk chip buat memori komputer
- Penggunaan Large Scale Integration (LSI) / Bipolar Large Scale Integration, yaitu pemadatan ribuan IC menjadi satu buah chip
Pada masa ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale
Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor yang ditanam pada
sebuah microprocesor, serta munculnya microprocessor dan semi conductor.
Perusahaan-perusahaan yang membikin micro-processor merupakan: Intel
Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Komputer Pentium-4 merupakan
produksi terkini dari Intel Corporation yang diharapkan mampu menutupi segala
kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, di samping itu, kemampuan bersama
kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz. Potret-foto
yang ditampilkan menjadi lebih halus bersama lebih tajam bersama keunggulan
lainya adalah kecepatan memproses, mengirim ataupun mendapat potret pula menjadi
semakin cepat.
2.Arithmetic Logic Unix merupakan bagian
pengolah bilangan dari sebuah komputer. Di dalam operasi aritmetika ini sendiri
terdiri dari berbagai macam operasi diantaranya adalah operasi penjumlahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian. Mendesain ALU juga memiliki cara yang
hampir sama dengan mendesain enkoder, dekoder, multiplexer, dan demultiplexer
ALU terdiri dari register-register untuk menyimpan informasi.Operasi arithmatic
dan logic terbagi dalam 4 kelas, yaitu decimal arthmatic, fixed point
arithmatic, floating point arithmatic, dan logic operation.
Arithmetic Logical Unit merupakan
unit penalaran secara logic. ALU ini adalah merupakan Sirkuit
CPU berkecepatan tinggi yang bertugas menghitung dan membandingkan.
Angka-angka dikirim dari memori ke ALU untuk dikalkulasi dan kemudian
dikirim kembali ke memori. Jika CPU diasumsikan sebagai otaknya komputer, maka
ada suatu alat lain di dalam CPU tersebut yang kenal dengan
nama Arithmetic Logical Unit (ALU), ALU inilah yang berfikir untuk
menjalankan perintah yang diberikan kepada CPU tersebut.
ALU sendiri merupakan suatu kesatuan
alat yang terdiri dari berbagai komponen perangkat elektronika termasuk di
dalamnya sekelompok transistor, yang dikenal dengan nama logic gate, dimana
logic gate ini berfungsi untuk melaksanakan perintah dasar matematika dan
operasi logika. Kumpulan susunan dari logic gate inilah yang dapat melakukan
perintah perhitungan matematika yang lebih komplit seperti perintah “add” untuk
menambahkan bilangan, atau “devide” atau pembagian dari suatu bilangan. Selain
perintah matematika yang lebih komplit, kumpulan dari logic gate ini juga mampu
untuk melaksanakan perintah yang berhubungan dengan logika, seperti hasil
perbandingan dua buah bilangan. Instruksi yang dapat dilaksanakan oleh ALU
disebut dengan instruction set.
Fungsi Arithmetic Logic Unix
- Melakukan suatu proses data yang berbentuk angka dan logika, seperti data matematika dan statistika
- Melakukan keputusan dari operasi sesuai dengan instruksi program yaitu operasi logika (logical operation).
- Melakukan perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program
- Membantu Control Unit saat melakukan perhitungan aritmatika (ADD, SUB) dan logika (AND, OR, XOR, SHL, SHR)
3.Cara kerja ALU
|
ALU akan bekerja setelah mendapat perintah dari Control Unit
yang terletak pada processor. Control Unit akan memberi perintah sesuai dengan
komando yang tertulis(terdapat) pada register. Jika isi register memberi
perintah untuk melakukan proses penjumlahan, maka PC akan menyuruh ALU untuk
melakukan proses penjumlahan. Selain perintah, register pun berisikan
operand-operand. Setelah proses ALU selesai, hasil yang terbentuk adalah sebuah
register yang berisi hasil atau suatu perintah lainnya. Selain register, ALU
pun mengeluarkan suatu flag yang berfungsi untuk memberi tahu kepada kita
tentang kondisi suatu processor seperti apakah processor mengalami overflow
atau tidak.
Perhitungan pada ALU adalah bentuk bilangan integer yang
direpresentasikan dengan bilangan biner. Namun, untuk saat ini, ALU dapat
mengerjakan bilangan floating point atau bilangan berkoma, tentu saja
dipresentasikan dengan bentuk bilangan biner. ALU mendapatkan data (operand,
operator, dan instruksi) yang akan disimpan dalam register. Kemudian data
tersebut diolah dengan aturan dan sistem tertentu berdasarkan perintah control
unit. Setelah proses ALU dikerjakan, output akan disimpan dalam register yang
dapat berupa sebuah data atau sebuah instruksi. Selain itu, bentuk output yang
dihasilkan oleh ALU berupa flag signal. Flag signal ini adalah penanda status
dari sebuah CPU. Bilangan integer (bulat) tidak dikenal oleh komputer dengan
basis 10. Agar komputer mengenal bilangan integer, maka para ahli komputer
mengkonversi basis 10 menjadi basis 2. Seperti kita ketahui, bahwa bilangan
berbasis 2 hanya terdiri atas 1 dan 0. Angka 1 dan 0 melambangkan bahwa 1
menyatakan adanya arus listrik dan 0 tidak ada arus listrik. Namun, untuk
bilangan negatif, computer tidak mengenal simbol (-). Komputer hanya mengenal
simbol 1 dan 0. Untuk mengenali bilangan negatif, maka digunakan suatu metode
yang disebut dengan Sign Magnitude Representation. Metode ini menggunakan
simbol 1 pada bagian paling kiri (most significant) bit. Jika terdapat angka 18
= (00010010)b, maka -18 adalah (10010010)b. Akan tetapi, penggunaan
sign-magnitude memiliki 2 kelemahan. Yang pertama adalah terdaptnya -0 pada
sign magnitude[0=(00000000)b; -0=(10000000)b]. Seperti kita ketahui, angka 0
tidak memiliki nilai negatif sehingga secara logika, sign-magnitude tidak dapat
melakukan perhitungan aritmatika secara matematis. Yang kedua adalah, tidak
adanya alat atau software satupun yang dapat mendeteksi suatu bit bernilai satu
atau nol karena sangat sulit untuk membuat alat seperti itu. Oleh karena itu,
penggunaan sign magnitude pada bilangan negatif tidak digunakan, akan tetapi
diganti dengan metode 2′s complement. Metode 2′s complement adalah metode yang
digunakan untuk merepresentasikan bilangan negatif pada komputer.
Cara yang digunakan adalah dengan nilai terbesar dari biner
dikurangin dengan nilai yang ingin dicari negatifnya. Contohnya ketika ingin
mencari nilai -18, maka lakukan cara berikut:
1. ubah angka 18 menjadi biner (00010010)b
2. karena biner tersebut terdiri dari 8 bit, maka nilai
maksimumnya adalah 11111111
3. kurangkan nilai maksimum dengan biner 18 -> 11111111 –
00010010 = 11101101
4. kemudian, dengan sentuhan terakhir, kita tambahkan satu
-> 11101101 + 00000001 = 11101110
Dengan metode 2′s complement, kedua masalah pada sign
magnitude dapat diselesaikan dan komputer dapat menjalankan. Namun, pada 2′s
complement, nilai -128 pada biner 8 bit tidak ditemukan karena akan terjadi
irelevansi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar